Mengenali Diri Sebelum Berkarier, Apri Rokhyadi Bagikan Strategi Menembus Dunia Kerja
Yogyakarta – Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan Kelas Karier #5 pada Sabtu (11/7/2026) sebagai upaya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan strategi yang relevan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Mengusung tema “Unlock Your Potential: The Real Strategy to Get Hired”, seminar ini menghadirkan BUMN Professional sekaligus Educational Content Creator, Apri Rokhyadi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teatrikal Timur Lantai 2, Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito UII ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif berdiskusi mengenai perencanaan karier, pengembangan kompetensi, hingga strategi menghadapi proses rekrutmen.
Pada kesempatan tersebut, Apri Rokhyadi mengaku senang dapat kembali hadir sebagai narasumber di DPKA UII. Sebelumnya, beliau juga pernah mengisi kegiatan serupa pada tahun 2023. Menurutnya, kembali diundang menjadi kesempatan yang membahagiakan sekaligus menunjukkan komitmen DPKA UII dalam mendampingi mahasiswa mempersiapkan karier sejak di bangku kuliah.
“Saya senang sekali bisa kembali diundang oleh DPKA UII. Semoga apa yang saya bagikan hari ini dapat menjadi bekal bagi teman-teman untuk mempersiapkan kariernya dengan lebih baik,” ungkap Apri Rohyadi.
Dalam pemaparannya, Apri memperkenalkan empat tahapan utama dalam perencanaan karier, yaitu Ask Yourself, Research, Take Action, dan Support System. Keempat tahapan tersebut mengajak peserta untuk mengenali potensi diri, memahami kebutuhan dunia kerja, membangun pengalaman melalui magang dan portofolio, serta memperluas jaringan dan lingkungan yang mendukung pengembangan karier.
“Career planning is a journey of yourself, not others. No need to be afraid of taking a different path,” ujar Apri Rokhyadi.
Beliau menegaskan bahwa setiap orang memiliki proses dan waktu yang berbeda dalam mencapai tujuan karier. Oleh karena itu, mahasiswa tidak perlu terpaku membandingkan diri dengan orang lain, melainkan fokus pada perkembangan diri dan terus meningkatkan kompetensi yang dimiliki.
Selain membahas perencanaan karier, Apri juga menyoroti pentingnya membangun personal branding di era digital. Menurutnya, rekruter saat ini tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga memperhatikan reputasi digital yang autentik dan konsisten. Beliau mendorong mahasiswa untuk mulai membagikan proses belajar (work in progress) serta mengoptimalkan LinkedIn sebagai media membangun jejaring profesional.
“Rekruter tidak hanya melihat apa yang sudah kita capai, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan proses belajar dan perkembangan diri. Personal branding yang autentik akan lebih mudah membangun kepercayaan,” jelas Apri Rokhyadi.
Pada sesi berikutnya, Apri membahas strategi menyusun Curriculum Vitae (CV) yang efektif. Beliau menjelaskan pentingnya menyesuaikan isi CV dengan posisi yang dilamar, termasuk penggunaan keywords yang sesuai agar lebih mudah dikenali oleh sistem rekrutmen maupun perekrut.
Beliau juga mengingatkan bahwa menggunakan satu CV yang sama untuk berbagai perusahaan merupakan kesalahan yang masih sering dilakukan oleh para pencari kerja.
“One size does not fit all. Jangan mengirim satu CV yang sama ke puluhan perusahaan. Setiap posisi memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga CV juga perlu disesuaikan,” tegas Apri Rokhyadi.
Melalui penyelenggaraan Kelas Karier #5 ini, DPKA UII berharap mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja dengan memahami potensi diri, mengembangkan kompetensi, serta menyusun strategi karier yang terarah. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen DPKA UII dalam mendukung mahasiswa agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
Penulis : Aura Garizah Sadiya





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!