Pembekalan Calon Wisudawan FH UII Tekankan Integritas, Jejaring, dan Kesiapan Menghadapi Dunia Karier

Yogyakarta – Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UII menyelenggarakan pembekalan calon wisudawan dan wisudawati Periode Agustus 2026 dengan tema “Konsisten Mencetak Profil Lulusan yang Unggul, Berintegritas dan Berdaya Saing Global”, Kamis (20/8). Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri inspiratif turut hadir untuk berbagi wawasan dan pengalaman bagi para calon wisudawan, yakni Elisabeth Augustina Issantyarni, S.H. sebagai pemateri dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta, Andri Kurniawan, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Yogyakarta, serta Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H., Direktur Karier dan Alumni UII.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan FH UII, Dr. Jamaluddin Ghafur, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Jamal menyampaikan apresiasi dan rasa bangga dengan perjuangan calon wisudawan dan wisudawati dalam menyelesaikan studi. Dalam kegiatan tersebut, para calon wisudawan diajak untuk memahami bahwa memasuki dunia profesional merupakan tahap baru yang tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Berbagai tantangan, perbedaan lingkungan, tekanan sosial, hingga dinamika dunia kerja dapat menjadi bagian dari perjalanan yang akan dihadapi oleh setiap lulusan.

“Tidak semua orang akan sesuai dengan ekspektasi kita. Jangan hidup dengan didikte oleh hukum sosial dan jangan mudah diombang-ambingkan oleh lingkungan sekitar. Berkomitmen lah. Ketika kita memilih untuk menjadi orang baik, maka tetaplah menjadi orang baik dan tetap berkomitmen untuk melakukan kebaikan.” (pesan Dr. Jamaluddin Ghafur, S.H., M.H.)

Pesan tersebut juga mengingatkan para calon wisudawan bahwa perjalanan kehidupan tidak selalu mudah. Akan terdapat kegagalan, penolakan, perubahan rencana, maupun berbagai rintangan yang mungkin tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Namun, selama seseorang tetap berusaha, menjaga komitmen, dan bersandar kepada Allah SWT, setiap tantangan dapat dihadapi dengan keteguhan dan kesabaran.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi utama yaitu pembekalan, Andri Kurniawan membekali para calon wisudawan dengan berbagi experience terkait dengan komitmen dan integritas penegak hukum. Ia menjelaskan bahwa kemampuan memahami hukum harus berjalan beriringan dengan integritas. Seorang penegak hukum dituntut untuk mampu menjaga kejujuran, objektivitas, tanggung jawab, serta keberanian dalam menjalankan tugas.


“Jaksa yang dibutuhkan bukan hanya yang pintar, tetapi juga yang memiliki integritas. Karena itu, jangan berkecil hati karena berasal dari perguruan tinggi mana pun. Pada akhirnya, yang akan menentukan adalah bagaimana kita membawa diri, mengembangkan kemampuan, dan membuktikan bahwa kita mampu unggul,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam pembekalan. (ujar Andri Kurniawan)

“Buat jejaring sebanyak mungkin. Karier adik-adik sekalian ke depan salah satunya akan ditentukan oleh jejaring yang dibangun,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan.

Sementara itu, pemateri kedua, Elisabeth Augustina Issantyarni, memberikan wawasan mengenai peluang karier lulusan hukum, termasuk kesempatan bekerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY. Lulusan hukum memiliki ruang karier yang luas, baik di bidang penegakan hukum, pemerintahan, maupun sektor swasta.
“Lulusan Fakultas Hukum memiliki ruang karier yang sangat luas. Tidak hanya terbatas pada profesi hukum tertentu, tetapi juga terbuka peluang di berbagai sektor pemerintahan maupun swasta. Semua kembali kepada bagaimana adik-adik membawa diri, mengembangkan kompetensi, memanfaatkan peluang, dan menunjukkan kualitas yang dimiliki. Karena itu, jangan membatasi diri, terus belajar, dan berani mengambil kesempatan yang ada,” ujar Elisabeth Augustina Issantyarni

Tidak hanya menghadirkan dari sektor pemerintahan, kegiatan pembekalan juga menghadirkan Bapak Allan Fatchan Gani Wardhana S.H., M.H., Direktur Karier dan Alumni UII. dalam diskusinya beliau menjelaskan layanan dan manfaat yang dapat diperoleh alumni melalui DPKA, mulai dari pengembangan karier, informasi lowongan kerja, hingga pendampingan yang mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.Informasi mengenai peran Ikatan Alumni (IKA) UII dalam membangun jejaring profesional antar alumni, serta pentingnya partisipasi dalam Tracer Study sebagai sarana evaluasi dan pengembangan kualitas pendidikan di Universitas Islam Indonesia. Melalui Tracer Study, masukan dari para alumni diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan relevansi dan mutu pendidikan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“DPKA UII siap membantu para alumni yang ingin terhubung dengan jejaring alumni di berbagai provinsi. Bagi adik-adik yang ingin mendapatkan informasi atau terhubung dengan DPW di daerah masing-masing, silakan menghubungi kontak resmi DPKA UII maupun melalui media sosial Instagram kami. Kami siap membantu dan memfasilitasi agar jejaring tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung perjalanan karier setelah lulus,” ujar Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H., Direktur Karier dan Alumni UII.

Melalui pembekalan ini, Fakultas Hukum UII bersama DPKA UII berharap para calon wisudawan dan wisudawati dapat memasuki dunia profesional dengan kesiapan yang lebih baik. Bekal akademik yang telah diperoleh selama masa perkuliahan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan integritas, komitmen, kemampuan membangun jejaring, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.

Penulis: Annisa Rahmaddiani

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *