Tidak Harus Fokus Mengejar Passion, Henry Manampiring Bagikan Starter Pack Dalam Membangun Karier
Yogyakarta – Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UII kembali menyelenggarakan Kelas Karier sebagai wadah pengembangan kompetensi dan kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia karier. Pada rangkaian Kelas Karier kali ini, DPKA menghadirkan Henry Manampiring, penulis buku Mega Best Seller Filosofi Teras, sebagai narasumber seminar yang diselenggarakan pada Jumat, 26 Juni 2026, di Ruang Teatrikal Timur Lantai 2 Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito UII.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur DPKA UII, Bapak Allan, yang dalam sambutannya menyampaikan komitmen DPKA untuk terus mendampingi mahasiswa dalam mempersiapkan karier sejak di bangku kuliah. Melalui berbagai program pengembangan diri, DPKA berharap mahasiswa mampu menghadapi dunia kerja dengan bekal kompetensi, karakter, dan kesiapan yang matang.
Pada kesempatan tersebut, Henry Manampiring membagikan pengalaman serta pandangannya dalam melewati perjalanan karier. Henry juga menyampaikan bahwa penulisan salah satu bukunya yang berjudul “50 to 20, pesan dari paruh perjalanan” adalah bentuk perayaan ulang tahunnya yang ke-50 tahun. Dalam diskusi seminar tersebut, Henry mengajak audiens untuk berani menerima sejumlah kenyataan yang sering kali bertentangan dengan anggapan umum mengenai dunia kerja. Salah satunya adalah anggapan bahwa motivasi menjadi syarat utama untuk mulai bertindak, sedangkan pada kenyataannya banyak orang justru menunggu motivasi datang sebelum mulai bertindak sehingga berakhir pada kondisi tidak pernah benar-benar memulai. Padahal, motivasi dan tindakan memiliki hubungan dua arah. Motivasi memang dapat mendorong seseorang untuk bertindak, tetapi tindakan yang dilakukan secara konsisten juga mampu melahirkan motivasi.
Henry menekankan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan seseorang dalam mulai berkarier adalah dengan terus bergerak, meskipun belum merasa siap. Henry mengajak audiens untuk tidak menunggu kondisi sempurna sebelum memulai. Menurutnya, “Lakukan dengan buruk, lakukan dengan ketakutan, lakukan hal lain, jangan hanya duduk diam.” Kebiasaan mengambil tindakan akan membentuk pola pikir berkembang (growth mindset) yang menjadi fondasi penting dalam membangun karier.
Henry mengkritisi konsep ‘ikuti passionmu dalam mengejar karier yang kamu inginkan’, ia menjelaskan bahwa mengejar passion di awal karier terkadang bisa menjadi sesuatu yang sulit jika tidak diimbangi dengan kemandirian finansial. Sebaliknya, seseorang perlu terlebih dahulu mengembangkan keterampilan, membangun nilai diri (value), serta memperoleh penghasilan yang cukup hingga mencapai kemandirian secara finansial. Setelah mampu berdiri di atas kaki sendiri, seseorang akan memiliki kebebasan yang lebih besar untuk mengejar passion yang diinginkan.
Henry juga membagikan sejumlah pesan kepada mahasiswa yang sedang memulai karier. Ia mengajak audiens untuk lebih mengutamakan proses belajar daripada besarnya pendapatan. “Di awal karier, kejarlah belajar, bukan slip gaji,” ujarnya. Selain itu, mahasiswa didorong untuk memperkaya pengalaman, tidak membatasi diri pada deskripsi pekerjaan tertentu, membangun jejaring profesional, dan terus mengembangkan karakter.
Sesi seminar berlangsung dengan sangat interaktif melalui diskusi dan tanya jawab bersama audiens. Salah satu audiens bertanya mengenai cara membedakan ambisi yang sehat dan ambisi yang tidak sehat. Henry menjelaskan bahwa ambisi yang sehat tentu akan selalu beriringan dengan rasionalitas, sehingga seseorang tetap mampu menentukan tujuan secara realistis.
Melalui penyelenggaraan Kelas Karier ini, DPKA UII berharap mahasiswa memperoleh perspektif baru mengenai pengembangan diri dan perjalanan karier. Seminar ini tidak hanya menginspirasi peserta untuk berani mengambil langkah pertama, tetapi juga mendorong mereka membangun growth mindset, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui proses belajar yang berkelanjutan.
Penulis: Harni Selasih Dewi





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!