Bekali Wisudawan FMIPA: Kesiapan Karier Bukan Sekadar Masalah CV
Yogyakarta, UII — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi 16 calon wisudawan dan wisudawati periode III tahun akademik 2025/2026. Acara ini berlangsung pada Jumat (13/02) di Auditorium Lantai 4 FMIPA UII.
Hadir sebagai pemateri, Hesty Yuliasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, memberikan gambaran mengenai realita dunia kerja saat ini yang sangat dinamis. Dalam sesinya, Hesty mengingatkan peserta untuk memahami tujuan mereka bekerja dan bagaimana menyesuaikan diri dengan bidang masing-masing.
“Dunia kerja sekarang berbeda dengan dulu yang konvensional. Sekarang sangat dinamis, bahkan ada fenomena karyawan yang tiba-tiba terkena lay-off atau kontraknya tidak diperpanjang. Penting bagi teman-teman untuk memahami potret dunia kerja saat ini agar bisa bersaing,” jelas Hesty.
Ia juga menyoroti persiapan teknis dalam melamar pekerjaan, terutama penulisan CV. Menurutnya, kesalahan kecil seperti typo bisa menjadi catatan negatif bagi HRD. Selain itu, ia menyarankan agar pengalaman yang tidak relevan tidak perlu dicantumkan. “CV itu penentu di awal proses screening. Jangan sampai ada salah huruf karena itu bisa mengubah nasib kalian dalam rekrutmen,” tambahnya.
Dalam sesi wawancara, Hesty menekankan bahwa perusahaan mencari bukti nyata, bukan sekadar janji. Ia menyarankan peserta untuk menghindari kalimat “saya akan” dan lebih fokus pada pencapaian yang sudah dilakukan selama kuliah. Penggunaan teknik STAR dalam menjawab pertanyaan wawancara juga diperkenalkan agar jawaban peserta lebih terstruktur.
“Interview itu validasi dari apa yang kalian tulis di CV. Kalau kalian tidak punya pengalaman karena hanya kuliah-pulang (kupu-kupu), itu akan jadi catatan bagi HR. Perusahaan juga tidak akan menunggu kandidat yang sulit dihubungi,” tegas Hesty.
Selain persiapan dokumen, riset terhadap perusahaan yang dilamar juga menjadi poin penting yang disampaikan. Hesty mengingatkan bahwa kesan pertama sangat menentukan, dan sebagai lulusan UII, nilai-nilai Insan Ulil Albab harus tetap diterapkan dalam bekerja.
Kegiatan pembekalan ini ditutup dengan pesan agar para lulusan terus berlatih. Menurutnya, sehebat apa pun kemampuan seseorang, jika tidak bisa memberikan kontribusi di tempat kerja, maka kemampuan tersebut tidak akan berguna. Melalui acara ini, diharapkan para calon wisudawan FMIPA lebih siap secara mental dan teknis sebelum benar-benar terjun ke masyarakat.
Penulis: Adibah Alfiani Rizqi





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!