Menjawab Tantangan Dunia Kerja: Capaian Lulusan S1 Manajemen UII Berdasarkan Tracer Study 2025

Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan Tracer Study pada tahun 2025 sebagai upaya untuk mengevaluasi daya serap lulusan di dunia kerja serta relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar. Tracer study ini dilaksanakan dengan melibatkan alumni UII lulusan tahun sebelumnya dan menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu berkelanjutan universitas. Salah satu program studi dengan tingkat partisipasi 100% dalam pelaksanaan tracer study ini adalah Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika, dengan total responden sebanyak 378 alumni.

Berdasarkan hasil tracer study, aktivitas utama alumni Program Studi Sarjana Manajemen menunjukkan distribusi yang relatif berimbang. Sebanyak 34,92% atau 132 alumni telah bekerja, sementara 24,60% atau 93 alumni memilih berwirausaha. Selain itu, 6,35% atau 24 alumni melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Di sisi lain, masih terdapat 34,13% atau 129 alumni yang belum bekerja dan tengah mempersiapkan diri atau mencari peluang kerja. Komposisi ini mencerminkan keberagaman pilihan karier lulusan serta fleksibilitas kompetensi yang dimiliki.

Lulusan yang telah bekerja menunjukkan waktu tunggu kerja yang relatif singkat dan kompetitif. Sebanyak 59,20% lulusan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari atau sama dengan 3 bulan setelah lulus. Selanjutnya, 24,00% lulusan mendapatkan pekerjaan dalam rentang 4–6 bulan, dan 10,40% lulusan dalam waktu 7–9 bulan. Persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan dalam rentang 10–12 bulan tercatat sebesar 4,00%, sedangkan 2,40% lulusan membutuhkan waktu lebih dari 12 bulan. Pola ini menunjukkan bahwa mayoritas lulusan S1 Manajemen UII mampu bertransisi ke dunia kerja secara efektif dalam waktu yang relatif cepat.

Ditinjau dari skala perusahaan tempat bekerja, lulusan Program Studi Sarjana Manajemen UII tersebar pada berbagai tingkat organisasi. Sebanyak 40,16% atau 51 alumni bekerja pada perusahaan skala lokal, sementara 37,01% atau 47 alumni berkarier di perusahaan skala nasional. Adapun lulusan yang bekerja di perusahaan multinasional mencapai 22,83% atau 29 alumni. Distribusi ini menunjukkan bahwa lulusan tidak hanya mampu berkontribusi pada konteks lokal, tetapi juga memiliki daya saing untuk beradaptasi di lingkungan kerja nasional hingga global.

Selain memasuki dunia kerja dan berwirausaha, sebagian lulusan juga memilih jalur akademik dengan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pilihan ini mencerminkan kesadaran lulusan akan pentingnya peningkatan kualifikasi dan pengembangan kompetensi sebagai bagian dari perencanaan karier jangka panjang. Meskipun sebagian besar lulusan telah terserap di dunia kerja maupun menjalankan usaha mandiri, masih terdapat sekitar 34,13% lulusan yang belum bekerja. Kondisi ini menjadi bahan evaluasi penting bagi program studi untuk terus memperkuat pembekalan soft skills, kesiapan karier, serta perluasan jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri.

Secara keseluruhan, hasil Tracer Study Tahun 2025 menegaskan bahwa lulusan Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII memiliki daya saing yang baik, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, serta fleksibel dalam menentukan jalur karier. Temuan ini menjadi dasar strategis bagi program studi untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum, pembelajaran, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan guna menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Penulis: Galoh Sanita

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *