Tracer Study UII 2025: Lulusan S1 Farmasi UII Dominan Lanjut Studi, Waktu Tunggu Kerja di Bawah Setahun
Pelaksanaan Tracer Study Universitas Islam Indonesia (UII) kembali dilaksanakan pada tahun 2025 sebagai bentuk konsistensi dalam memberikan informasi penting yang bermanfaat bagi evaluasi hasil pendidikan serta memberikan gambaran kualitas dari proses pendidikan. Studi ini melibatkan responden yang merupakan alumni UII lulusan tahun 2024 dari berbagai program studi. Program studi S1 Farmasi memiliki jumlah responden terbanyak pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam yaitu 168 alumni dengan banyaknya alumni mengisi kuesioner adalah 164 orang (97,62%).

Berdasarkan hasil tracer study, persentase aktivitas utama lulusan S1 Farmasi yang melanjutkan studi menduduki peringkat tertinggi kedua yaitu sebanyak 70,12% alumni. Persentase tersebut menunjukkan sebagian besar alumni memiliki keinginan yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, sementara sebagian lainnya memilih bergabung ke dunia kerja maupun berwirausaha. Persentase alumni yang belum bekerja memiliki angka yang lumayan tinggi yaitu sebesar 20,73% (34 orang). Dari sisi akademik, alumni UII Program Studi S1 Farmasi memiliki rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yaitu 3.56. Angka ini menunjukkan kualitas capaian pembelajaran yang baik.

Dari banyaknya alumni yang telah bekerja, sebanyak 75% (9 orang) memperoleh pekerjaan dalam waktu £ 3 bulan. Sebagian lainnya memperoleh pekerjaan dalam waktu 4 – 6 bulan yaitu sebanyak 16.67% (2 orang) dan dalam waktu 7-9 bulan yaitu sebanyak 8.33% (1 orang). Data ini menunjukkan bahwa seluruh alumni Program Studi S1 Farmasi lulusan tahun 2024 yang telah bekerja berhasil terserap dunia kerja dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Tingkat kesesuaian pekerjaan dengan tingkat pendidikan tergolong tinggi, yaitu sebanyak 83.33% atau 10 orang dari 12 alumni menyatakan bahwa pekerjaan mereka memiliki kesesuaian dengan tingkat pendidikan yang pernah dijalani. Hal ini menandakan kurikulum Program Studi S1 Farmasi relevan dengan kebutuhan dunia kerja di lingkup bidang kerjanya.
Hasil tracer study menggambarkan dua kecenderungan utama, yaitu kuatnya orientasi terhadap pendidikan lanjutan menjadi indikasi dibutuhkannya kompetisi lanjutan dalam bidang farmasi serta adanya sebagian lulusan (20.73% atau 34 orang) yang masih berada dalam tahap pencarian karier. Kondisi ini tentunya menjadi bahan evaluasi Program Studi S1 farmasi untuk menciptakan lulusan yang kompetitif dan adaptif dalam menghadapi dunia kerja.
Penulis: Harni Selasih Dewi





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!