Hasil Tracer Study 2025: Alumni S1 Psikologi UII Catat Capaian Positif di Dunia Kerja
Yogyakarta – Universitas Islam Indonesia (UII) kembali melaksanakan Tracer Study pada tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen institusi dalam mengevaluasi kualitas lulusan dan daya saing di dunia kerja. Kegiatan yang disusun oleh Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) ini berlangsung pada Juli hingga Agustus 2025 dengan melibatkan alumni angkatan 2024. Program Studi S1 Psikologi mencatat tingkat partisipasi sebesar 96,71% atau 294 responden, menunjukkan tingginya keterlibatan alumni dalam evaluasi kualitas lulusan di Universitas Islam Indonesia.

Hasil tracer study menunjukkan bahwa lulusan S1 Psikologi UII memiliki capaian yang cukup positif. Dari total 294 responden, sebanyak 36,4% (107 alumni) telah bekerja, sementara 9,2% (27 alumni) memilih berwirausaha. Selain itu, 18,7% (55 alumni) melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, dan 35,7% (105 alumni) masih belum bekerja atau masih dalam proses mencari pekerjaan. Data ini menggambarkan bahwa lebih dari separuh lulusan telah terserap dalam dunia kerja, kewirausahaan, maupun pendidikan lanjutan.

Dari sisi waktu tunggu kerja, lulusan S1 Psikologi UII menunjukkan daya saing yang baik dengan rata-rata waktu tunggu sekitar 3 bulan. Sebanyak 45,71% (48 alumni) memperoleh pekerjaan dalam waktu < 3 bulan setelah lulus. Sementara itu, 28,57% (30 alumni) mendapatkan pekerjaan dalam rentang 4-6 bulan, 17,14% (18 alumni) dalam 7-9 bulan, dan 7,62% (8 alumni)
10-12 bulan. Hanya 0,95% (1 alumni) yang membutuhkan waktu > 1 tahun untuk mendapatkan pekerjaan. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas lulusan mampu beradaptasi dengan cepat di pasar kerja.
Untuk lulusan yang memilih jalur kewirausahaan, sebanyak 28% (7 alumni) memulai usaha dalam waktu < 3 bulan setelah lulus. Sementara itu, 24% (6 alumni) memulai usaha dalam rentang 4-6 bulan, 8% (2 alumni) dalam 7-12 bulan, dan 32% (8 alumni) pada 10-12 bulan setelah kelulusan. Adapun 8% (2 alumni) lainnya baru memulai usaha > 1 tahun setelah lulus.

Sebagian besar alumni S1 Psikologi UII berkarier di perusahaan swasta dengan persentase 51,43% (54 alumni). Selain itu, 23,81% (25 alumni) bekerja di sektor lain, 7,62% (8 alumni) di
BUMN/BUMD, 6,67% (7 alumni) di instansi pemerintah, 4,76% (5 alumni) di organisasi multilateral, serta 5,71% (6 alumni) di organisasi non-profit. Dari sisi skala tempat kerja, lulusan tersebar di berbagai tingkatan, yakni 50,48% (53 alumni) bekerja di tingkat lokal, 36,19% (38 alumni) di tingkat nasional, dan 13,33% (14 alumni) di perusahaan multinasional.
Tingkat kesesuaian antara pendidikan dan pekerjaan pun tergolong tinggi. Sebanyak 87,62% atau 92 dari 105 alumni menyatakan bahwa tingkat pendidikan yang mereka tempuh sesuai dengan pekerjaan yang dijalani, dan 75,24% atau 79 dari 105 alumni bekerja di bidang yang selaras dengan ilmu Psikologi.
Secara akademik, lulusan S1 Psikologi UII juga menunjukkan performa yang baik dengan rata-rata IPK sebesar 3,57. Capaian ini mencerminkan kualitas akademik yang kompetitif sekaligus kesiapan profesional para lulusan.
Meski sebagian besar lulusan telah terserap dalam dunia kerja, masih terdapat 35,71% atau 105 alumni yang belum memperoleh pekerjaan dan saat ini tengah aktif mencari peluang. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan strategi pengembangan karier untuk meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja. Melalui hasil Tracer Study ini, Universitas Islam Indonesia, khususnya Program Studi S1 Psikologi, terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kolaborasi agar lulusan lebih siap dan kompetitif di pasar kerja.
Penulis: Aura Garizah Sadiya





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!