Daya Saing Menguat, Lulusan S1 Akuntansi UII yang Tembus Perusahaan Multinasional Melonjak Dua Kali Lipat!
Ketika standar rekrutmen global semakin kompetitif, lulusan S1 Akuntansi Universitas Islam Indonesia (UII) justru mencatat lompatan signifikan.
Mengutip Laporan Hasil Tracer Study UII 2025 (lulusan 2024) oleh Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UII, Sebanyak 23,50% lulusan tahun 2024 berhasil menembus perusahaan multinasional atau internasional, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada angka 11,48%. Peningkatan tersebut menunjukkan penguatan serapan lulusan pada skala global.
Persentase tersebut sejalan dengan karakteristik seleksi perusahaan multinasional yang cenderung lebih ketat. Data Tracer Study UII 2025 menunjukkan bahwa batas IPK terendah alumni yang terserap di perusahaan multinasional berada pada angka 2,80. Angka ini lebih tinggi dibandingkan skala nasional dan lokal, yang masing-masing berada pada 2,53 dan 2,57. Perbedaan ini memperlihatkan kecenderungan bahwa perusahaan multinasional memiliki ambang seleksi akademik yang relatif lebih tinggi dibandingkan perusahaan pada skala lainnya.
Selain di perusahaan multinasional, lulusan S1 Akuntansi UII juga terserap di berbagai skala perusahaan. Selain 23,50% di perusahaan multinasional, sebanyak 49,18% lulusan bekerja di perusahaan nasional dan 27,32% di perusahaan lokal atau wilayah.

Dari sisi bentuk instansi, 65,03% lulusan bekerja di perusahaan swasta. Sebanyak 13,66% berkarier di instansi pemerintah (PNS/Dinas), dan 12,57% diterima di BUMN/BUMD. Sementara itu, 1,09% bekerja di organisasi multilateral, 1,64% di organisasi non-profit/LSM, dan 6,01% di sektor lainnya. Data ini memperlihatkan lulusan dapat beradaptasi pada berbagai bentuk instansi.

Daya saing lulusan juga tercermin dari kecepatan mereka memperoleh pekerjaan pertama. Sebanyak 57,69% lulusan S1 Akuntansi mendapatkan pekerjaan dalam waktu maksimal tiga bulan setelah kelulusan. Secara keseluruhan, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh pekerjaan adalah 3,79 bulan. Angka tersebut menunjukkan bahwa proses transisi lulusan dari bangku kuliah ke dunia kerja berlangsung relatif cepat.
Tidak hanya cepat terserap kerja, lulusan S1 Akuntansi juga menunjukkan tingkat kesesuaian pekerjaan yang sangat tinggi dengan latar belakang pendidikannya. Sebanyak 89,07% alumni menyatakan bahwa pekerjaan yang mereka jalani erat atau linier dengan bidang akuntansi yang dipelajari selama perkuliahan. Selain itu, 92,90% alumni menyebut bahwa posisi yang mereka tempati memang mensyaratkan lulusan Sarjana (S1) yang relevan dengan bidangnya. Artinya, mayoritas lulusan tidak hanya bekerja, tetapi bekerja pada posisi yang membutuhkan kompetensi akuntansi sekaligus kualifikasi pendidikan S1 secara langsung.
Temuan-temuan ini tidak hanya menggambarkan tingkat keterserapan lulusan, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi mutu pembelajaran dan relevansi kurikulum.
“Informasi yang tersaji dalam laporan ini tidak hanya menjadi indikator kinerja institusi, tetapi juga menjadi dasar untuk mengevaluasi kualitas pembelajaran, relevansi kurikulum, serta kontribusi universitas dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Fathul Wahid, Rektor UII dalam sambutan Laporan Hasil Tracer Study UII 2025.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa capaian lulusan S1 Akuntansi UII pada berbagai skala industri, termasuk perusahaan multinasional, merupakan bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam memperkuat daya saing lulusannya.
Penulis: Muhammad Nawal Haq Al Buny




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!