Kesabaran, Nilai, dan Jalan Panjang Kehidupan

 

 

Oleh: Anastuty Kusumowardhani, S.E., M.Sc. (Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau, Bank Indonesia) – Alumni FBE UII Angkatan 1986

Hari wisuda bukan hanya tentang toga, ijazah, dan rasa bangga. Hari ini menandai berakhirnya satu fase kehidupan dan dimulainya fase baru yang penuh tantangan. Di balik kebahagiaan hari ini, ada perjalanan panjang yang dilalui dengan doa, kesabaran, dan pengorbanan, baik oleh para wisudawan maupun orang tua dan keluarga yang selalu mendampingi.

Selepas kelulusan, dunia yang dihadapi akan terasa sangat berbeda dengan bangku kuliah. Tidak semua rencana berjalan mulus. Ada masa menunggu, ada ketidakpastian, bahkan ada saat-saat meragukan diri sendiri. Saya pun pernah berada di fase itu bertanya apakah ilmu yang saya pelajari sudah cukup, apakah saya mampu bersaing, dan apakah pilihan yang saya ambil sudah tepat.

Dalam proses itulah saya menyadari bahwa UII tidak hanya membekali saya dengan ilmu, tetapi juga nilai. Nilai untuk tetap jujur ketika ada godaan mengambil jalan pintas. Nilai untuk bersabar ketika hasil belum terlihat. Nilai untuk terus berikhtiar sambil berserah kepada Allah SWT. Nilai-nilai inilah yang menjadi pegangan dalam menjalani setiap proses.

Perjalanan hidup dan karier tidak selalu berjalan cepat dan lurus. Setiap tahap menuntut kesabaran, ketekunan, dan kesiapan. Setiap amanah datang melalui proses yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Dari proses itulah tumbuh kesadaran bahwa bekerja bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang memberi manfaat yang lebih luas.

Dunia yang akan dihadapi para lulusan hari ini jauh lebih kompleks dan bergerak cepat. Tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan menuntut generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beretika. Jangan merasa gagal hanya karena langkah terasa lambat atau berbeda dengan orang lain. Setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing.

Ilmu yang dimiliki bukan semata untuk mencari penghidupan, tetapi juga untuk menghadirkan keadilan, keberpihakan, dan keberlanjutan. Ketika lelah dan ragu datang, kembalilah pada nilai-nilai yang telah ditanamkan sejak awal: tetap rendah hati, menjaga integritas, dan terus melangkah dengan tawakal.

Diringkas dan diambil dari naskah sambutan pada Wisuda UII, Sabtu 27 Desember 2025.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *