Talkshow Job Fair Jogja 2026 Bekali Peserta dengan Strategi Perencanaan Karier dan Persiapan Kerja

Yogyakarta, 15 Juli 2026 – Dalam rangkaian kegiatan Job Fair Jogja 2026 yang mengusung tema “Transformasi dari Kaum Rebahan Menjadi Kaum Gajian”, diselenggarakan sesi talkshow yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Kepala Divisi Karier Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UII, Ibu Lifthya Ahadiati Akmala, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan dosen Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Bapak Luqman Tifa P., S.Psi., M.Psi., Psikolog. Kegiatan yang berlangsung di Gedung LPP Agro Nusantara ini memberikan berbagai wawasan mengenai perencanaan karier, penyusunan CV, hingga persiapan menghadapi wawancara kerja.

Pada sesi pertama, Ibu Lifthya Ahadiati Akmala, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyampaikan materi mengenai pentingnya konseling karier dalam membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan tujuan karier mereka. Menurutnya, perencanaan karier sebaiknya dilakukan sejak dini, bukan ketika seseorang telah memasuki masa akhir studi atau setelah lulus.

Beliau menjelaskan bahwa layanan karier saat ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga memberikan layanan konseling karier. Melalui konseling tersebut, peserta dapat mengenali potensi diri, memahami minat yang dimiliki, serta mengeksplorasi peluang pengembangan diri yang ditawarkan oleh perusahaan yang dituju.

“Menemukan pekerjaan yang tepat bukan sekadar mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya. Dalam proses konseling karier, peserta diajak untuk memetakan diri dan menentukan bidang pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan maupun tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, konseling juga membantu peserta membangun pola pikir yang lebih positif dalam menghadapi proses pencarian kerja, termasuk saat menghadapi penolakan dari perusahaan.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Luqman Tifa P, S. Psi., M. Psi., Psikolog yang membahas persiapan pembuatan Curriculum Vitae (CV) dan wawancara kerja. Berbekal pengalamannya di bidang Human Resource (HR), ia menekankan bahwa persiapan mencari pekerjaan perlu dilakukan sejak awal agar peluang diterima kerja semakin besar.

Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang perlu diperhatikan saat menghadapi wawancara kerja, yaitu persiapan, penampilan, serta etika dan gestur selama proses wawancara. Selain itu, pencari kerja juga perlu memahami potensi diri dan mampu menjelaskan kemampuan yang dimiliki secara meyakinkan kepada perekrut.

Talkshow kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu topik yang dibahas adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh fresh graduate ketika mencari pekerjaan. Narasumber menjelaskan bahwa kurangnya persiapan menjadi salah satu penyebab utama kegagalan dalam proses rekrutmen. Oleh karena itu, pencari kerja perlu mengenali diri sendiri dan menentukan prioritas, apakah lebih membutuhkan pengalaman kerja atau penghasilan pada tahap awal karier mereka.

Pertanyaan lain membahas mengenai penyesuaian CV ketika melamar pekerjaan di bidang yang berbeda dengan pengalaman sebelumnya. Menanggapi hal tersebut, narasumber menjelaskan bahwa pengalaman yang dimiliki tetap dapat dicantumkan dalam CV karena merupakan bagian dari rekam jejak profesional. Namun, pelamar dapat menonjolkan kompetensi yang paling relevan dengan posisi yang dituju agar lebih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Selain itu, peserta juga menanyakan faktor yang menyebabkan CV pelamar sering tidak lolos seleksi awal. Narasumber menjelaskan bahwa selain aspek kerapian dan penyusunan CV, perusahaan juga mempertimbangkan komitmen pelamar serta kesesuaian dengan budaya kerja perusahaan (culture fit).

Pada sesi akhir, narasumber turut menyoroti pentingnya dukungan bagi pencari kerja penyandang disabilitas. Mereka mendorong peserta untuk memanfaatkan layanan konseling karier guna memahami kemampuan yang dimiliki dan menilai jenis pekerjaan yang sesuai. Informasi mengenai kondisi disabilitas juga dianjurkan untuk dicantumkan secara jujur dalam CV karena dapat membantu perusahaan memberikan kesempatan kerja yang lebih tepat dan inklusif.

Melalui talkshow ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perencanaan karier, strategi menyusun CV yang efektif, serta persiapan menghadapi proses rekrutmen. Harapannya, wawasan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi para pencari kerja dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.

 

Penulis : Grandnia Diva Nurisya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *