Career Coaching FTSP UII Perkuat Kesiapan Karier Calon Wisudawan

Yogyakarta – Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Career Coaching dalam rangka pembekalan wisuda pada Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni UII bekerja sama dengan program studi, sebagai bagian dari pendampingan bagi calon wisudawan agar lebih siap memasuki dunia kerja. Acara tersebut menghadirkan Ibu Hesty Yuliasari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, serta diikuti oleh calon wisudawan Program Studi Teknik Sipil dan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UII.

Dalam pemaparannya, Hesty menekankan bahwa kesiapan karier tidak dapat dilepaskan dari pemahaman nilai IM UII, yakni Islami, Mondial, Unggul, Intelektual, dan Indonesiawi. Menurutnya, nilai tersebut bukan sekadar identitas institusi, melainkan landasan karakter yang perlu tercermin dalam sikap, cara berpikir, dan cara lulusan UII menempatkan diri di tengah masyarakat dan dunia kerja. Dengan pemahaman itu, calon lulusan diharapkan mampu membawa kompetensi akademik sekaligus integritas personal yang seimbang.

Hesty juga menyoroti pentingnya persiapan dunia kerja yang dimulai dari hal mendasar, seperti penyusunan curriculum vitae dan latihan wawancara. Di tengah kemudahan pembuatan CV digital, ia mengingatkan bahwa tampilan yang menarik tidak cukup tanpa isi yang kuat. CV perlu disusun secara terarah, relevan dengan posisi yang dituju, dan mampu menampilkan pengalaman, keterampilan, serta capaian yang benar-benar mencerminkan potensi pelamar. Pada tahap interview, kesiapan menjawab pertanyaan dengan jelas, percaya diri, dan jujur menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.

Khusus bagi lulusan teknik sipil, peserta diajak untuk memahami bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis. Kompetensi komunikasi, kerja sama tim, ketepatan waktu, ketahanan menghadapi tekanan lapangan, dan kemampuan mengambil keputusan menjadi aspek yang perlu diprioritaskan. Hesty menegaskan bahwa pengalaman selama masa kuliah, baik melalui organisasi, kepanitiaan, kegiatan akademik, maupun interaksi sosial, merupakan modal berharga yang membentuk kedewasaan profesional. Pengalaman tersebut membantu lulusan beradaptasi dengan ritme kerja yang cepat dan kompleks.

Selain itu, ia menekankan bahwa impresi awal sering kali memberi pengaruh besar dalam proses rekrutmen. Penampilan profesional, sikap sopan, dan kebiasaan datang tepat waktu menjadi bagian dari etika dasar yang menunjukkan kesiapan seseorang untuk memasuki lingkungan kerja. Hal-hal sederhana semacam ini, menurutnya, kerap menjadi pembeda di tahap awal seleksi karena mencerminkan kedisiplinan dan penghargaan terhadap proses.

Sesi berlangsung interaktif dan membuka ruang diskusi yang memperkaya wawasan peserta mengenai strategi membangun karier setelah wisuda. Melalui kegiatan ini, calon wisudawan diharapkan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki arah yang lebih jelas, bekal yang lebih utuh, dan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan profesional yang akan dihadapi setelah meninggalkan bangku kuliah.

Penulis: Rangga Pamungkas Putradharma

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *