Hendak Wisuda, FTI Bekali Calon Wisudawan Teknik Industri
Yogyakarta – Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar sesi pembekalan wisuda untuk calon wisudawan Program Studi S1 Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII, Jumat (26/6) di Ruang Learning Space 1, Gedung KH Mas Mansyur. Panitia menjadwalkan acara ini sehari sebelum prosesi wisuda periode V 2025/2026 agar mahasiswa bisa langsung memakai materinya begitu resmi menyandang status alumni.
Trainer DPKA UII Dian Ayu Amalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengisi sesi tersebut dengan dua topik: menyusun curriculum vitae (CV) yang menarik dan menghadapi wawancara kerja dengan percaya diri.
Dian membuka sesi dengan data internal DPKA UII. Sebanyak 82 persen alumni UII bekerja sesuai bidang studi, 72 persen terserap di perusahaan swasta, dan rerata waktu tunggu kerja alumni mencapai 4,1 bulan setelah lulus. Ia menyebut dunia kerja yang akan dihadapi lulusan Teknik Industri 2026 berbeda dari generasi sebelumnya, dengan skema kerja remote dan jam kerja fleksibel yang melonggarkan batas ruang kerja di berbagai sektor.
Soal CV, Dian menekankan tiga elemen: identitas yang lengkap dan kronologis, pengalaman profesional yang diuraikan rinci, serta hard skill dan soft skill yang terukur. Ia membeberkan enam kebiasaan yang sering menjegal pelamar kerja. Diantaranya, mencantumkan informasi pribadi tidak relevan seperti hobi atau motto hidup, menulis pengalaman kerja tanpa detail jelas, memuat informasi palsu, mendesain CV dengan tampilan terlalu ramai, menggunakan foto selfie, dan mengirim CV tanpa memeriksanya ulang.
Dian lalu membahas strategi wawancara kerja. Calon wisudawan perlu datang 10-15 menit lebih awal, menjaga penampilan rapi dan profesional tanpa bergantung pada barang bermerek, dan melatih intonasi suara serta bahasa tubuh, termasuk kontak mata, posisi duduk tegak, dan ritme bicara yang tidak terlalu cepat. Untuk menjawab pertanyaan secara runtut, ia memperkenalkan prinsip STAR: Situation, Task, Action, Result.
“Jawab pertanyaan dengan tepat, cerdas, dan jujur,” kata Dian.
Wawancara kerja, lanjutnya, menilai kemampuan komunikasi kandidat dari fakta yang disampaikan secara lisan, bukan ajang membual atau memaksakan jawaban agar terlihat meyakinkan.
Dian menutup materi dengan menegaskan karakter lulusan yang diharapkan UII dari setiap alumninya: insan ulil albab yang berkepribadian Islami, berwawasan Mondial, mengutamakan Unggul dalam karya, berpikir Intelektual, dan berjiwa Indonesiawi. Di kampus, kerangka karakter ini dikenal sebagai I’M UII.
DPKA UII menyatakan pendampingan karier tidak berhenti begitu mahasiswa diwisuda. Konseling karier, seminar, mentoring, dan grup Telegram alumni tetap terbuka bagi fresh graduate yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut dalam mencari pekerjaan.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,” pungkas Dian menutup sesi pembekalan wisuda.
Penulis: Muhammad Nawal Haq Al Buny





Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!